BPBD Halut

Berita

23/02/2023
Image
Pengerjaan tanggul penahan banjir pesisir (rob) berbasis Geobag dan Geobox

TOBELO, Rabu/22/2/2023. Paska pembangunan rumah sementara (darurat) terdampak banjir pesisir (rob) sebanyak 20 unit  di kawasan pantai  pesisir desa Wosia RT TPI 1 Kecamatan Tobelo Tengah Kabupaten Halmahera Utara, kembali Tim BPBD Kabupaten Halmahera Utara melakukan pengerjaan tanggul penahan banjir pesisir (rob) berbasis Geobag dan Geobox. Yang mana Geobag dan Geobox adalah bantuan dari PUPR BWS Maluku Utara.

"Tanggul penahan banjir rob berbasis Geobag dan Geobox bisa bertahan selama 8 tahun" ujar Tim dari BWS yang hadir di lokasi (18/2).

Giat ini dimulai dengan Pengerjaan pengisian pasir kedalam Geobag dan sudah mulai di kerjakan sejak Sabtu (18/2/2023), dan sampai hari ini  Rabu (22/2/2023) sudah mencapai 515 buah Geobag yang terisi pasir.

Selanjutnya Geobag yang telah di isi pasir akan disusun sebagai landasan penempatan Geobox yang panjangnya 4 meter per Geobox. Pengerjaan ini menggunakan alat berat jenis Exavator yang sebelumnya akan  dilakukan pembersihan lokus titik penempatan Geobag dan Geobox. Namun masi terkendala dengan alat berat jenis excavator yang  belum tiba di lokasi.

"Yang menjadi kendala bahwa alat Excavator yang telah kami hubungi kepada salah satu pengusaha di Tobelo mengalami gangguan teknis sehingga saat ini belum tiba di lokasi" ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik, Heny Tonga.

Namun ada solusi lain ; menurut Sekretaris BPBD Kabupaten Halmahera Utara, Hentje Hetharia, bahwa  pihak PUPR BWS Maluku Utara, dapat meminjamkan alat berat (exavator) yang sementara berada di lokasi seputaran danau Duma Galela. Dan masih dalam proses surat permohonan yang telah disampaikan.

Dari pengamatan di lokasi kerja Tim BPBD Kab. Halmahera Utara tetap bersemangat dan solit untuk melakukan pengerjaan pengisian  pasir kedalam Geobag. Yang mana  sudah merupakan tugas BPBD jika terjadi bencana. Tampak hadir di lokasi : Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Utara, Abner Manery; Sekretaris, Hentje Hetharia;  Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan; Fredy Salama, Kabid Kedaruratan dan Logistik Heny Tonga, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Semuel Ivan Thio.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Utara, Abner Manery menjelaskan, pengerjaan pengisian pasir ke Geobag masih di kerjakan oleh internal Tim BPBD Kabupaten Halmahera Utara dengan melibatkan seluruh ASN dan Relawan BPBD. Pada pengerjaan tahap selanjutnya akan melibatkan bantuan pihak lain.

"Rencana kami akan meminta bantuan kepada OPD dan TNI untuk pengerjaan tanggul penahan banjir rob pada kegiatan selanjutnya" ujarnya.

Banjir pesisir (rob), masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Kabupaten Halmahera Utara yang bermukim di pesisir pantai ketika terjadi cuaca extrim dan gelombang air pasang. Untuk itu di himbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan melakukan pencegahan dan kesiapsiagaan serta  diharapkan jangan lagi membangun rumah di bibir pantai dan bantaran sungai.(fs)

Dokumentasi kerja hari pertama (18/2)

 

 

Dokumentasi hari ke dua (21/2)

Dokumentasi hari ke tiga (22/2)

 

Share: