BPBD Halut

Berita

12/10/2023
Image
SOSIALISASI DI KAO UTARA MEMBUAHKAN HASIL DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA TAHUN 2024

12/10, Tobelo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Halmahera Utara menggelar sosialisasi mengenai Pengurangan Risiko Bencana dan Alur Proses Penanggulangan Bencana di Desa Bori, Kecamatan Kao Utara. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi bencana alam dan mengurangi kerugian yang ditimbulkan oleh bencana tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Halmahera Utara, Camat Kao Utara, Kepala Desa Bori, Beberapa Personel TNI & Polri Sektor Kao Utara, serta warga desa yang antusias mengikuti sosialisasi. Acara dimulai dengan sambutan oleh Camat Kao Utara, Bapak Novy Paparang, SE. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapkan selamat datang dan berterima kasih dengan kehadiran BPBD untuk kegiatan sosialisasi mengenai pengurangan risiko bencama di kecamatan kao utara.

"Kami mengucapkan terima kasih dengan kehadiran bpbd melalui kegiatan sosialisasi ini, kami harap untuk perangkat desa di kao utara serta masyarakat paham bagaimana langkah - langkah yang harus diambil dalam proses penanggulangan bencana". Ujar Camat Kao Utara.


Ada beberapa risiko bencana yang menjadi perhatian dalam sosialisasi ini, seperti banjir, cuaca ekstrem, gempa bumi, dan kebakaran hutan. Peserta sosialisasi diajarkan cara mengidentifikasi tanda-tanda awal dan langkah-langkah yang harus segera diambil ketika menghadapi bencana tersebut.


Pada sosialisasi tersebut juga disampaikan tahapan pada saat menetapkan status tanggap daruat oleh pemerintah, apabila terjadi bencana yang masif atau skala besar yang mencakup se-kecamatan atau beberapa desa yang terdampak. yaitu laporan kejadian bencana dari desa melalui via telpon/wa/sms/radio/HT, dll sebagai laporan awal kepada pemerintah daerah melalui BPBD dan pada saat itu juga tim TRC BPBD langsung menuju ke TKB melakukan kaji cepat. hasil kaji cepat di laporkan kepada kepala BPBD selanjutnya kepala BPBD melaporkan ke Bupati untuk di tetapan status bencana. yaitu Siaga Darurat atau Tanggap Darurat. sementara itu semua tim TRC tingkat kabupaten berkoordinasi menuju ke TKB untuk melakukan pertolongan dan evakuasi bagi korban terdampak menuju ke tempat yg lebih aman, dan selanjutnya tim PB (Penanggulangan Bencana) melakukan langkah - langkah lebih lanjut sesuai dengan penetapan status tersebut.

"Dalam pelaporan bencana desa ke BPBD, kecepatan dan keakuratan informasi sangat penting. Semakin cepat bencana dilaporkan, semakin cepat juga tindakan penanggulangan dapat dilakukan, sehingga dapat mengurangi kerugian yang ditimbulkan akibat bencana." Heny Tonga, S.Kom (Kabid Kedaruratan dan Logistik)

Sosialisasi ini mendapatkan respon positif dari masyarakat desa. Mereka menganggap sosialisasi ini sangat bermanfaat dan akan mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari, Serta ada beberapa point penting hasil dari kegiatan sosialisasi tersebut yang menjadi prioritas di tahun 2024 dalam penanggulangan bencana di Kecamatan Kao Utara.
1. Pembangunan menara penangkal petir.
2. Pembuatan TPA tingkat kecamatan yang dikuatkan dengan perdes dan rencana akan dibangun di belakang Desa Bori.

Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat desa bisa lebih siap menghadapi bencana alam dan mengurangi kerugian yang ditimbulkan akibatnya. BPBD Kab.Halut juga berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi serupa di desa-desa lainnya guna membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Share: