TEMPAT IBADAH YANG TERDAMPAK ABU VULKANIK GUNUNG DUKONO MENJADI SASARAN BPBD UNTUK PENDISTRIBUSIAN M
Dalam upaya pencegahan dampak abu vulkanik pada saat erupsi Gunung Dukono, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara mendistribusikan masker kepada tempat ibadah seperti Masjid dan Gereja yang terpapar abu vulkanik. Langkah ini diambil untuk melindungi warga yang akan melaksanakan ibadah tersebut agar terhindar dari paparan abu vulkanik yang dapat berdampak negatif pada sistem pernapasan.
Gunung Dukono, yang terletak di provinsi Maluku Utara kabupaten Halmahera Utara, telah mengalami beberapa kali erupsi dalam beberapa pekan terakhir sampai saat ini. Erupsi tersebut mengeluarkan abu vulkanik yang tersebar ke berbagai wilayah di kecamatan Tobelo, Tobelo Tengah, Tobelo Selatan dan Tobelo Utara. Abu vulkanik ini mengandung partikel-partikel yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan orang dewasa dengan penyakit pernapasan kronis.
BPBD bekerja sama dengan instansi terkait dalam hal ini mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dampak erupsi Gunung Dukono. Salah satu langkah yang diambil adalah membagikan masker kepada masyarakat di tempat ibadah yang terpapar abu vulkanik. Dengan cara ini, para jamaah yang akan datang untuk melaksanakan ibadah di tempat tersebut dipastikan mendapatkan perlindungan yang memadai.
Proses penyaluran masker dilakukan dengan sungguh-sungguh, karena pentingnya keselamatan masyarakat dalam menghadapi dampak abu vulkanik ini.
"Kami memastikan bahwa semua tempat ibadah khususnya wilayah Tobelo, Tobelo Tengah, Tobelo Selatan, Tobelo Utara yang terpapar abu akan mendapatkan suplai masker yang cukup untuk digunakan oleh para jamaahnya. Dalam hal ini, mudah - mudahan dipastikan penyaluran masker berjalan lancar dan merata." Ungkap Hentje M.L Hetharia S,Hut (Plt. Kalaksa BPBD Halut)
Selain membagikan masker, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, dan mengikuti instruksi dari pemerintah dan BPBD setempat.
Tidak hanya tempat ibadah, BPBD juga memprioritaskan pembagian masker kepada warga yang tinggal di daerah yang terpapar abu vulkanik. Mereka yang tinggal di daerah terdampak harus secara konstan memakai masker untuk melindungi diri mereka dari paparan abu.
Kepedulian BPBD dalam penyaluran masker kepada tempat ibadah yang terpapar abu vulkanik menunjukkan upaya serius dalam menjaga kesehatan dan keamanan masyarakat. Dengan menyediakan masker, diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik, terutama pada mereka yang beribadah di tempat-tempat tersebut. Semoga langkah ini dapat memberikan perlindungan yang memadai bagi masyarakat yang terdampak dan membantu mereka pulih dari bencana ini dengan lebih cepat.